Naturalisasi Jenner dan Struick: Media Vietnam Ketar-ketir Indonesia

Naturalisasi Jenner dan Struick

Timnas Indonesia baru-baru ini melakukan naturalisasi terhadap Ivar Jenner dan Rafael Struick, yang telah menimbulkan kekhawatiran di sejumlah media Vietnam.

Dalam upaya meningkatkan kualitas Timnas Indonesia, PSSI kembali mendatangkan pemain naturalisasi. Kali ini, Ivar Jenner dan Rafael Struick resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) pada Senin (22/5).

Upacara pengambilan sumpah bagi Jenner dan Struick dilaksanakan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) di Jakarta.

Jenner berperan sebagai gelandang, sementara Struick sebagai penyerang, dan keduanya direkomendasikan oleh Shin Tae Yong.

Bacaan Lainnya

Rencananya, keduanya akan menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-20 yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2023. Namun, setelah acara tersebut dibatalkan, Struick dan Jenner akan bermain untuk Tim Merah Putih dalam berbagai kompetisi.

Pengumuman resmi mengenai keanggotaan baru Struick dan Jenner di Timnas Indonesia menarik perhatian media Vietnam. Sejumlah media di negara tetangga itu khawatir bahwa Skuad Garuda telah mendapatkan amunisi baru.

“Dengan suksesnya naturalisasi dua pemain asal Belanda ini, Indonesia bisa menjadi ancaman yang lebih besar bagi Vietnam dan Thailand,” demikian tulis Soha.vn dalam judulnya.

“Sepak bola Indonesia semakin kuat dari waktu ke waktu berkat pemain-pemain yang di naturalisasi. Oleh karena itu, mereka tetap aktif dalam arah ini,” lanjutnya.

Situs Kenh14.vn juga tidak ingin ketinggalan dalam mengikuti perkembangan Skuad Garuda yang menjadi rival Vietnam di kawasan Asia Tenggara.

Dalam laporannya, Kenh14.vn menyatakan bahwa Struick dan Jenner akan sangat berperan penting bagi Timnas Indonesia. Kedua pemain tersebut memiliki tinggi 1,87 meter (Jenner) dan 1,85 meter (Struick), dan diprediksi akan tampil impresif dalam pertandingan di kawasan Asia Tenggara.

“Apabila ada pertandingan selanjutnya, kedua pemain ini akan membuat tim-tim kuat di Asia Tenggara, seperti Vietnam dan Thailand, harus waspada,” demikian tulis Kenh14.vn.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *