Membersihkan Ruang Mesin Mobil: Panduan Praktis dan Efektif

Panduan Membersihkan Ruang Mesin Mobil

Jika Anda adalah seorang pemilik mobil, pastikan untuk tidak melupakan satu bagian yang sering terabaikan, yaitu ruang mesin. Terkadang, pemilik mobil tidak memberikan perhatian yang cukup padanya. Akibatnya, ruang mesin pada mobil empat roda bisa menjadi sangat kotor. Namun, jika Anda memiliki niat untuk membersihkannya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak ribet. Sebab, membersihkan ruang mesin, terutama dengan menggunakan air, bisa menjadi masalah yang serius. Hal ini dapat menyebabkan mobil mogok bahkan terbakar. Menurut Bambang Supriyadi, Koordinator Eksekutif Divisi Teknik Layanan PT Astra Daihatsu Motor (ADM), air dapat masuk ke kabel-kabel yang ada di ruang mesin dan menyebabkan korsleting!

Korsleting dapat terjadi jika arus listrik yang mengalir tidak sesuai dengan nilai hambatannya. Akibatnya, komponen kelistrikan dapat rusak parah dan mobil mogok. Bahkan, dalam kasus yang lebih parah, bisa terjadi kebakaran atau ledakan! “Untuk membersihkan ruang mesin dengan aman, cukup gunakan lap yang basah saja. Tidak perlu menyemprotkan air atau menggunakan uap!” kata Bambang kepada Kompas.com.

Aji Dwi Nugroho, Foreman Aha Motor Spesialis Nissan & Datsun, juga menyampaikan hal yang sama. Memang, di dalam ruang mesin mobil terdapat banyak komponen elektronik. “Jika Anda ingin mencuci ruang mesin, memang diperbolehkan, tetapi sebaiknya tidak dilakukan. Sebab, risikonya sangat tinggi! Di dalamnya terdapat banyak komponen elektronik seperti kotak sekring, koil pengapian, ECM, dan sebagainya,” katanya. “Misalnya, koil pengapian dapat bocor jika terkena air. Akibatnya, arus listrik lebih mudah mengalir ke selongsong koil, dan selongsong koil dapat terbakar akibat adanya arus listrik yang terselip,” tambah Aji.

Dia juga menjelaskan, jika koil bocor, performa mesin dapat menurun, tidak stabil, bahkan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. “Belum lagi kerusakan lainnya yang bisa lebih parah dan memerlukan biaya perbaikan yang tinggi, jika rangkaian listrik mengalami korsleting atau ECU rusak,” ujarnya lagi. Oleh karena itu, dia menyarankan untuk menghindari mencuci ruang mesin mobil dengan air. Jika tidak ada pilihan lain, lebih baik melapisi beberapa bagian penting menggunakan plastik atau bahan tahan air, agar lebih aman.

Bacaan Lainnya

Langkah-langkah Membersihkan Ruang Mesin Mobil dengan Aman

Jika Anda masih ingin membersihkan ruang mesin mobil, ada beberapa langkah yang dapat Anda ikuti agar proses tersebut berjalan dengan aman dan efektif. Berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Matikan Mesin dan Biarkan Mendingin

Sebelum memulai membersihkan ruang mesin, pastikan mesin mobil dalam keadaan mati dan dalam kondisi yang sudah dingin. Jangan pernah mencoba membersihkan ruang mesin saat mesin masih panas, karena dapat menyebabkan cedera dan kerusakan.

2. Siapkan Bahan dan Perlengkapan yang Diperlukan

Pastikan Anda telah menyiapkan semua bahan dan perlengkapan yang diperlukan sebelum memulai proses pembersihan. Beberapa bahan yang umumnya digunakan antara lain lap bersih, sikat lembut, air bersih, sabun mobil yang lembut, dan pengaman seperti plastik atau kain yang tahan air.

3. Lindungi Komponen Penting

Sebelum memulai proses pembersihan, lindungi komponen penting di dalam ruang mesin mobil. Gunakan plastik atau bahan tahan air untuk melapisi komponen elektronik yang rentan terhadap air. Pastikan tidak ada komponen yang terkena air saat proses pembersihan berlangsung.

4. Basahi Ruang Mesin dengan Hati-hati

Basahi ruang mesin dengan hati-hati menggunakan air bersih. Hindari menyemprotkan air dengan tekanan tinggi, karena dapat merusak komponen elektronik dan menyebabkan korsleting. Pastikan air yang digunakan tidak masuk ke dalam komponen yang sensitif terhadap air.

5. Gunakan Sabun Mobil yang Lembut

Jika diperlukan, Anda dapat menggunakan sabun mobil yang lembut untuk membersihkan kotoran yang sulit dihilangkan. Gunakan sikat lembut untuk membersihkan permukaan yang kotor dengan lembut. Hindari menggosok terlalu keras agar tidak merusak komponen atau melukai diri sendiri.

6. Bilas dengan Air Bersih

Setelah selesai membersihkan ruang mesin dengan sabun, bilas dengan menggunakan air bersih. Pastikan semua sabun dan kotoran telah terbilas dengan baik. Pastikan juga tidak ada air yang menggenang di dalam ruang mesin.

7. Keringkan dengan Lap Bersih

Keringkan ruang mesin dengan menggunakan lap bersih dan kering. Usahakan untuk mengeringkan semua bagian dengan baik agar tidak ada air yang tersisa di dalam ruang mesin. Pastikan juga lap yang digunakan bersih dan tidak meninggalkan serat pada permukaan komponen.

8. Periksa Kembali Komponen Elektronik

Setelah ruang mesin kering, periksa kembali komponen elektronik yang terlindungi selama proses pembersihan. Pastikan tidak ada air yang masuk ke dalam komponen tersebut. Jika terjadi kebocoran atau kerusakan pada komponen, segera bawa mobil ke bengkel untuk diperbaiki.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat membersihkan ruang mesin mobil dengan aman dan mengurangi risiko kerusakan komponen elektronik yang sensitif terhadap air.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *